Sumber daya manusia merupakan titik lemah indonesia untuk
membangun Knowledge-Based Economy. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) indonesia
peringkatnya tergolong rendah diantara negara-negara ASEAN, termasuk masalah
kesehatan dan gizi. Masalah ini mempunyai implikasi negatif yang luas dan
kompleks karena berkaitan dengan kecerdasan generasi bangsa dimasa mendatang
yang berkorelasi dengan keunggulam daya saing.
Sejak pertengahan tahun 1990-an tel;ah terjadi perbaikan
pendidikan di indonesia terutama dalam aspek kuantitas dan alokasi anggaran
pendidikan publik. Tetapi dalam aspek kualitatif, pendidikan di indonesia masih
mengandung banyak kelemahan substansial. Peniingkatan kualitas pendidikan di
indonesia mesto paralel dan sinergi dengan sektor lainnya terutama sektor
industri. Kedepan indonesia harus lebih fokus dan memprioritaskan kualitas sumber
daya manusia secara substansial terutama dalam hal kesehatan dan pendidikan
agar sejajar dengan negara-negara ASEAN bahkan dengan negara-negara maju.
Ekonomi indonesia telah kembali tumbuh setelah menagalami
kontraksi yang parah ketika mengalami krisis keuangan pada tahun 1997. Namun
demikian kualitas pertumbuhan tersebut perlu lebih ditingkatkan terutama pda
sektor industri manufaktur yang masih didominasi oleh teknologi rendah dan
menengah. Kedepan indonesia perlu lebih memperkuat kapabilita Knowledge dan
teknologi mencakup produksi penciptaan, penyebaran, diseminasi dan
pemanfaatannya pada aktivitas ekonomi dan industri menuju Knowledge-Based
Economy indonesia yang semakin kuat.
Pendidikan dan pelatihan pada pendidikan vokasional
memerlukan perbaikan secara substansial agar terjadi kesesuaian dengan tuntutan
kebutuhan lapangan kerja. Demikian pula pendidikan tinggi untuk sain dan
teknologi/engineering memerlukan perbaikan dan peningkatan, baik milik
pemerintah, lebih-lebih yang dimiliki oleh swasta.
Strategi dan kebijakan sain dan teknologi Indonesia perlu
lebih diperjelas dan dipertajam agar berbagai pihak dapat mengintegrasikan diri
dalam kesatuan gerak nasional dalam membangun dan memajukan sain dan teknologi
di Indonesia.
Kelemahan lain yang fundamental adalah tidak dimilikinya
sistem inovasi nasional. Melalui sistem ini, sebagai mana yang berlaku dibanyak
negara dapat diintegrasiakan dan disinergikan berbagai potensi dan sumber daya
untuk meningkatkan kapabilitas knowledge dan teknologi pada ekonomi dan
industri negara yang bersangkutan.






0 komentar:
Posting Komentar