Bank Tabungan
Negara (BTN) seperti tersirat pada namanya, memusatkan kegiatan pada pengumulan
deposito dan tabungan kecil. Bnk merupakan hasil nasionalisasi dari Bank
Tabungan Pos yang telah didirikan sejak jaman penjajahan. Pada awal dan
pertengahan tahun 1950-an, bank memberikan kredit hanya kepada lembaga-lembaga
pemerintah. Situasi inflasi yang terjadi pada tahun 1950-an dan 1960-an
menyebabkan kegiatan penghimpunan dan pemberian kredit jangka panjang sulit
dilakukan. BTN mengalami beberapa kali pergantian nama dan reorganisasi. Pada
tahun 1963, Bank Tabungan Pos diganti namanya menjadi Bank Tabungan Negara.
Pada tahun 1963, BTN diintegrasikan ke dalam system “Bank Tunggal” dan namanya
diubah menjadi BNI Unit V. Akhirnya ia dikembalikan lagi menjadi BTN pada tahun
1968.
Penghimpunan
dana berasal dari tabanas dan taska serta berbagai bentuk tabungan lain, dari
dana bank sentral, modal dan cadangan umum dan cadangan lain. Semua lapangan
penanaman dana adalah pemberian pinjaman pada bank-bank lain, kredit jangka
pendek serta investasi pada surat-surat berharga. Sejak tahun 1976, pinjaman
atau kredit perumahan murah merupakan lapangan usaha utama.






0 komentar:
Posting Komentar