CBSA (
Bukan Cul Budak Sina Anteng )
CBSA bukan
Cul Budak Sina Anteng ngerjain LKS, tetapi sebenarnya CBSA sudah kita kenal
sejak 1981 yang menyertai Kurikulum 1984 juga. CBSA itu suatu pendekatan yang
lahir untuk mengatasi keadaan kelas yang siswanya serba pasif. Adalah pandangan
yang salah jika
dikatakan CBSA itu mengaktifkan siswa dan “membuat guru diam”
(tidak aktif). Juga salah jika CBSA itu mesti berdiskusi secara kelompok, mesti
memindahkan bangku dan kursi. Yang penting sebenarnya ialah CBSA itu menuntut
agar ada keterlibatan mental-psikologis pada siswa sepanjang proses
belajar-mengajar. Hanya saja keterlibatan mental-psikologis itu kadang-kadang
harus diwujudkan dalam perilaku fisik, misalnya bertanya, memberikan jawaban
dan tanggapan, memberikan pendapat, dsb. Dalam hal pelajaran bahasa Indonesia,
CBSA itu harus mewujud dalam kegiatan siswa untuk banyak berbicara dan menulis,
pokoknya harus aktif-produktif ketimbang pasif-reseptif. Dalam hal-hal tertentu
CBSA itu mengharuskan siswa banyak terlibat dalam proses belajar-mengajar,
siswa mengalami belajarnya sendiri, mendalami materi, dsb. Dalam pembelajaran
bahasa Indonesia CBSA amat bisa sejalan dengan pendekatan komunikatif.






0 komentar:
Posting Komentar