Konstruktivisme.
Teori Piaget teori konstruktivisme dalam belajar. Piaget mengatakan bahwa
struktur kognisi itu dapat berubah sesuai dengan kemampuan dan upaya individu
sendiri. Menurut konstruktivisme, pebelajar (learner, orang yang sedang
belajar) akan membangun pengetahuannya sendiri berdasarkan apa yang sudah
diketahuinya. Karena itu belajar tentang dan mempelajari sesuatu itu tidak
dapat diwakilkan dan tidak dapat “diborongkan” kepada orang lain. Siswa sendiri
harus proaktif mencari dan menemukan pengetahuan itu, dan mengalami sendiri
proses belajar
dengan mencari dan menemukan itu. Di sini diperlukan pemahaman
guru tentang “apa yang sudah diketahui pebelajar”, atau apa yang disebut
pengetahuan awal (prior knowledge), sehingga guru bisa tepat menyajikan bahan
pengajaran yang pas: Jangan memberikan bahan yang sudah diketahui siswa, jangan
memberikan bahan yang terlalu jauh bisa dijangkau oleh siswa. Patut diingat
bahwa sebelum belajar bahasa Indonesia siswa sudah mempunyai bahasa ibu (bahasa
daerah) sebagai “pengetahuan awal” mereka. Pengetahuan, pengalaman, dan
keterampilannya dalam bahasa daerahnya itu harus dimanfaatkan oleh guru untuk
belajar berbahasa Indonesia dengan lebih baik.






0 komentar:
Posting Komentar