Kapan anda
memerlukan Bank Garansi? Apabila anda seorang kontraktor, pada awal ikut
tender, anda harus menyerahkan Bank Garansi tender sebagai persyaratan untuk
ikut tender.
Karena jumlahnya relatif kecil, biasanya kontra garansi dapat menggunakan uang tunai atau tabungan terbeku. Bilamana anda menang proyek yang diikuti, anda harus menyerahkan Jaminan pelaksanaan, untuk meyakinkan pada pemilik proyek bahwa anda mampu menyelesaikan proyek tersebut. Biasanya dalam SPP/SPK (Surat Perjanjian Pemborongan/Surat Perjanjian Kontrak) telah ditentukan, bahwa anda berhak mendapat uang muka sebesar 20% (misalnya), dengan syarat anda menyerahkan jaminan uang muka atau Advance Payment Bond. Dengan uang muka tersebut, anda sudah mulai bisa mengerjakan proyek. Apabila usaha anda dinilai layak oleh Bank, maka Bank dapat memberikan kredit konstruksi, yang diperhitungkan dengan Bank Garansi uang muka, untuk menyelesaikan proyek.
Karena jumlahnya relatif kecil, biasanya kontra garansi dapat menggunakan uang tunai atau tabungan terbeku. Bilamana anda menang proyek yang diikuti, anda harus menyerahkan Jaminan pelaksanaan, untuk meyakinkan pada pemilik proyek bahwa anda mampu menyelesaikan proyek tersebut. Biasanya dalam SPP/SPK (Surat Perjanjian Pemborongan/Surat Perjanjian Kontrak) telah ditentukan, bahwa anda berhak mendapat uang muka sebesar 20% (misalnya), dengan syarat anda menyerahkan jaminan uang muka atau Advance Payment Bond. Dengan uang muka tersebut, anda sudah mulai bisa mengerjakan proyek. Apabila usaha anda dinilai layak oleh Bank, maka Bank dapat memberikan kredit konstruksi, yang diperhitungkan dengan Bank Garansi uang muka, untuk menyelesaikan proyek.
Bila anda
bergerak dibidang usaha perdagangan, anda sering harus membeli secara tunai
atau kredit, stok barang yang akan dijual. Namun jika perusahaan yang
memproduksi produk tadi mau menerima Bank Garansi, maka anda hanya perlu
menyerahkan Bank Garansi pengadaan untuk dapat memperoleh stok barang dagangan
tadi. Dengan Bank Garansi pengadaan, anda bisa mengatur cash flow, dan baru
membayar sesuai yang ditentukan dalam Bank Garansi tersebut.
Apabila anda
bergerak di bidang usaha konstruksi, istilah Bank Garansi tidak asing lagi.
Pada saat anda ingin ikut tender, Pimpinan Proyek mensyaratkan anda memberikan
Bank Garansi Tender (Tender Bond). Dan apabila anda memenangkan proyek
tersebut, maka anda harus menyerahkan Performance Bond (Bank Garansi
Pelaksanaan), untuk menjamin bahwa memang anda mampu melaksanakan proyek
tersebut.
Untuk
memahami, apa dan bagaimana Bank Garansi, serta apa kegunaannya, di bawah ini
saya akan mencoba menjelaskan berdasar pengalaman selama ini.






0 komentar:
Posting Komentar