Jumat, 20 April 2012

Pengertian Kolestrol



Kata”kolesterli’mungkin tidak lagi asing di telinga Anda. Bahkan, kata ini menjadi momok kebanyakan orang karena terbayang penyakit seram yang mengikutinya.


Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak yang ada dalam tubuh. Senyawa ini sering dikaitkan dengan pola makan tinggi lemak. Sebenarnya jika ditelaah lebih lanjut, kolesterol merupakan zat gizi yang diperlukan tubuh. Berikut ini sejumlah manfaat kolesterol.
• Penyumbang energi yang lebih tinggi daripada protein.
• Pembungkus jaringan saraf.
• Pelapis selaput sel.
• Bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.
• Pembuat garam empedu yang penting untuk mencerna lemak.
• Pelarut vitamin A, D, E, dan K.
• Berperan dalam membantu perkembangan jaringan otak anak.

Namun, kolesterol berubah menjadi jahat’ jika kadarnya dalam tubuh melebihi normal. Kelebihan kolesterol akan disimpan dan menempel di dinding pembuluh darah hingga menimbulkan pengapuran (aterosklerosis). la bagaikan karat yang kian menebal dalam alur pipa. Kolesterol melekat lapis demi lapis, perlahan-lahan tanpa disadari penderitanya. Akibatnya, aliran darah yang melewati pembuluh darah menjadi tidak lancar. Oksigen yang dibawa darah untuk mensuplai jantung dan otak otomatis menjadi lebih sedikit. Ada ketidakseimbangan antara oksigen supply dan oksigen demand. Inilah cikal-bakal terjadinya penyakit jantung koroner (PJK) dan stroke.

Saat ini, tidak hanya paruh baya yang jadi sasaran empuk ‘si kolesterol tinggi’ Kawula muda pun banyak yang terkena hiperkolesterolemia (kelebihan kolesterol). Penelitian baru justru menunjukkan bahwa pria muda dengan kolesterol tinggi menghadapi risiko jangka panjang yang lebih besar daripada pria yang baru didiagnosis pada usia paruh baya. Di Amerika Serikat, satu dari tiga wanita meninggal dunia karena serangan jantung. Fakta ini mengagetkan karena selama ini orang mengira kematian terbesar pada wanita karena kanker.

Studi yang dilakukan WHO menyimpulkan bahwa progresi pengapuran bertambah sebesar 3% per tahun sejak usia seseorang melewati 20 tahun. Tentu saja hal ini sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Di saat puncak produktivitas hidup, belum tentu mereka mampu mencapainya.


  • Ramalan Hari Ini
  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    Share

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More