Karbohidrat
Sebagai salah
satu bahan makanan sumber energi untuk tubuh, karbohidrat tersebar luas di
alam, baik dalam jaringan hewan maupun dalam jaringan tanaman. Melalui proses
fotosintesis, bagian-bagian tanaman yang mengandung klorofil dapat membentuk
karbohidrat. Bahan baku biosintesis karbohidrat melalui proses fotosintesis
adalah karbon dioksida dari udara dan air dari dalam tanah. Dewasa ini
karbohidrat tidak saja sangat penting sebagai sumber energi untuk tubuh,
beberapa di antaranya dapat dipakai sebagai bahan baku untuk pembentukan
senyawa-senyawa baru yang mempunyai kegunaan khusus. Melalui proses fermentasi,
amilum atau zat tepung dapat diubah menjadi etil alkohol dan karbon dioksida.
Nama
karbohidrat dikemukakan pertama kali oleh para ahli kimia Perancis. Nama
tersebut diberikan untuk golongan senyawa-senyawa organik yang tersusun alas
unsur karbon, hidrogen, dan oksigen; dalam senyawa-senyawa ini, dua unsur yang
terakhir mempunyai perbandingan 2:1, seperti perbandingan hidrogen dan oksigen
pada air. Mereka menganggap senyawa-senvawa ini merupakan hidrat dari karbon
(hydrate de carbone) yang mempunyai rumus perbandingan Cn,(H2O)m; n = m atau
kelipatan urutan bilangan bulat seterusnya, misalnya glukosa adalah C6H12O6
atau laktosa adalah C12H22O11. Akhirnya, pada tahun 1880-an disadari bahwa
anggapan “hidrat dari karbon” merupakan anggapan yang keliru, dan karbohidrat
sebenarnya adalah polihidroksi aldehida atau polihidroksi keton atau turunan
dari keduanya. Meskipun, pun nama karbohidrat tidak menggambarkan nama yang
tepat, nama ini sampai sekarang masih banyak digunakan. Sakarida atau zat gula
adalah nama yang sering dipakai sebagai pengganti nama karbohidrat.
Ada beberapa
senyawa organik bukan karbohidrat, seperti asam asetat (C2H402) atau asam
laktat (C.3H6O3), mempunyai rumus perbandingan seperti yang dimiliki
karbohidrat. Sebaliknya, ada beberapa senyawa organik, seperti ramnosa
(C61H10C5) atau deoksiribosa, yang tidak menunjukkan perbandingan jumlah
hidrogen dan oksigen seperti dalam rumus karbohidrat, justru mempunyai sifat
seperti sifat karbohidrat. Dewasa ini,. karbohidrat telah banyak dikenal
memiliki struktur kimia yang mengandung unsur nitrogen atau unsur belerang,
selain unsur karbon, hidrogen, dan oksigen yang selalu ada.
Karbohidrat
dibagi menjadi dua yaitu :
Karbohidrat
Majemuk






0 komentar:
Posting Komentar