Senin, 16 April 2012

Mengenal Karbohidrat




Karbohidrat

Sebagai salah satu bahan makanan sumber energi untuk tubuh, karbohidrat tersebar luas di alam, baik dalam jaringan hewan maupun dalam jaringan tanaman. Melalui proses fotosintesis, bagian-bagian tanaman yang mengandung klorofil dapat membentuk karbohidrat. Bahan baku biosintesis karbohidrat melalui proses fotosintesis adalah karbon dioksida dari udara dan air dari dalam tanah. Dewasa ini karbohidrat tidak saja sangat penting sebagai sumber energi untuk tubuh, beberapa di antaranya dapat dipakai sebagai bahan baku untuk pembentukan senyawa-senyawa baru yang mempunyai kegunaan khusus. Melalui proses fermentasi, amilum atau zat tepung dapat diubah menjadi etil alkohol dan karbon dioksida.

Nama karbohidrat dikemukakan pertama kali oleh para ahli kimia Perancis. Nama tersebut diberikan untuk golongan senyawa-senyawa organik yang tersusun alas unsur karbon, hidrogen, dan oksigen; dalam senyawa-senyawa ini, dua unsur yang terakhir mempunyai perbandingan 2:1, seperti perbandingan hidrogen dan oksigen pada air. Mereka menganggap senyawa-senvawa ini merupakan hidrat dari karbon (hydrate de carbone) yang mempunyai rumus perbandingan Cn,(H2O)m; n = m atau kelipatan urutan bilangan bulat seterusnya, misalnya glukosa adalah C6H12O6 atau laktosa adalah C12H22O11. Akhirnya, pada tahun 1880-an disadari bahwa anggapan “hidrat dari karbon” merupakan anggapan yang keliru, dan karbohidrat sebenarnya adalah polihidroksi aldehida atau polihidroksi keton atau turunan dari keduanya. Meskipun, pun nama karbohidrat tidak menggambarkan nama yang tepat, nama ini sampai sekarang masih banyak digunakan. Sakarida atau zat gula adalah nama yang sering dipakai sebagai pengganti nama karbohidrat.

Ada beberapa senyawa organik bukan karbohidrat, seperti asam asetat (C2H402) atau asam laktat (C.3H6O3), mempunyai rumus perbandingan seperti yang dimiliki karbohidrat. Sebaliknya, ada beberapa senyawa organik, seperti ramnosa (C61H10C5) atau deoksiribosa, yang tidak menunjukkan perbandingan jumlah hidrogen dan oksigen seperti dalam rumus karbohidrat, justru mempunyai sifat seperti sifat karbohidrat. Dewasa ini,. karbohidrat telah banyak dikenal memiliki struktur kimia yang mengandung unsur nitrogen atau unsur belerang, selain unsur karbon, hidrogen, dan oksigen yang selalu ada.


Karbohidrat dibagi menjadi dua yaitu : 


Karbohidrat Majemuk


  • Ramalan Hari Ini
  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    Share

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More