Membedakan
Fakta dari Opini
Dalam
berbahasa lisan, Anda sering mendengar orang mengucapkan
kalimat
berikut.
1. Kalau
berbicara jangan asal, harus ada faktanya, dong!
2.
Berdasarkan fakta-fakta yang ada, saya yakin Anda pelakunya.
Pada
kalimat-kalimat contoh, terdapat kata fakta. Tahukah Anda
apa yang
dimaksud dengan fakta itu? Fakta, biasanya, muncul dalam
sebuah
informasi, baik informasi secara lisan maupun tulisan. Dalam
dalam sebuah
laporan informasi.
Dalam
kegiatan sehari-hari, Anda sering mendengar atau
membaca
berbagai informasi. Informasi berkembang dengan pesat
seiring
dengan perkembangan teknologi. Berbagai jenis media
bermunculan
seperti jamur di musim hujan mulai dari media cetak
sampai media
elektronik.
Banyaknya
informasi yang berkembang menyebabkan Anda
harus mampu
memilah informasi dengan baik. Oleh karena itu,
keterampilan
Anda dalam membaca atau mendengar harus baik.
Salah satu
keterampilan dalam membaca adalah mampu membedakan
teks berisi
fakta dari opini. Hal ini mendorong Anda agar lebih kritis
dalam
memahami sebuah informasi.
Informasi
dapat berbentuk lisan maupun tulisan. Informasi
lisan, di
antaranya adalah siaran radio/televisi atau laporan secara
lisan.
Informasi tulisan dapat Anda temukan dalam koran, majalah,
tabloid, dan
lain-lain.
Dalam sebuah
laporan, fakta merupakan kejadian yang nyata,
sungguh-sungguh
terjadi, dan diketahui oleh semua orang. Adapun
opini
merupakan gagasan atau pendapat yang dikemukakan dan
bersifat
subjektif. Namun, dalam sebuah informasi, fakta dan opini
tidak dapat
dipisahkan karena keduanya saling melengkapi.






0 komentar:
Posting Komentar