Membuat
Parafrasa dari Teks Tertulis
Membaca
merupakan salah satu kegemaran Anda, bukan?
Bagaimanakah
cara memahami isi wacana yang dibaca? Jawabannya, tentu saja kita harus
menemukan ide pokok dalam wacana yang dibaca. Ide pokok dalam sebuah wacana tersebar
dalam paragraf. Setiap paragraf mengan dung gagasan utama dan gagasan penjelas.
Ide pokok sebuah wacana merupakan kumpulan beberapa gagasan utama. Dengan kata
lain, apabila akan mencari ide pokok dalam wacana, pada dasarnya kita sedang
mencari gagasan utama.
Meringkas pun
bisa diartikan menuliskan kembali suatu bacaan bacaan ke dalam bentuk yang
lebih singkat atau pendek. Hal ini sebab pada dasarnya ringkasan berisi
kumpulan beberapa gagasan utama. Melalui ringkasan, kita dapat mengingat inti
wacana lebih lama. Selain itu, jika suatu saat memerlukan informasi dari wacana
tersebut, kita dapat memanfaatkan ringkasan yang telah kita tulis. Di samping
itu, untuk mengungkapkan isi wacana yang dibaca dapat dilakukan dengan membuat
parafrasa. Parafrasa bermakna penguraian kembali suatu wacana atau karangan
dalam bentuk susunan kata-kata yang lain dengan maksud untuk dapat mempelajari
makna yang tersembunyi. Istilah parafrasa juga bermakna mengubah bentuk
karangan dari puisi menjadi prosa.
Teknik atau
langkah-langkah dalam memparafrasakan sebuah karangan atau paragraf adalah
sebagai berikut.
1. Bacalah
bacaan atau wacana tersebut dengan cermat. Hal ini dilakukan supaya Anda
memahami makna umum atau isi wacana tersebut. Anda dapat pula memanfaatkan
teknik membaca memindai.
2. Teliti dan
pahamilah hubungan kata, kelompok kata yang satu dengan kata dan kelompok kata
yang lain dan kalimat
yang satu dan
kalimat yang lain dalam wacana tersebut.
3. Catatlah
kata atau ungkapan yang kurang jelas. Kemudian, carilah keterangannya dalam
kamus atau ensiklopedia.
Makna yang
diterangkan dalam kamus pun perlu dipertimbangkan dan dipadankan dengan makna
yang akan disalin.
4.
Perhatikanlah nada dan suasana penuturan asli. Bentuk bahasa dan kalimat boleh
diubah semuanya, tetapi nada
dan suasana
penuturan hendaknya jangan diubah.
5. Setelah
selesai memparafrasakan, bacalah kembali tulisan Anda. Lalu, sesuaikanlah
dengan teliti. Jika terdapat halhal yang dirasa kurang sesuai, segera ganti
dengan yang lebih tepat.






0 komentar:
Posting Komentar