Sebagaimana
telah diutarakan di atas, suatu Budget yang baik haruslah mencakup seluruh
kegiatan perusahaan, sehingga fungsi-fungsi Budget (pedoman kerja, alat
pengkoordinasian kerja dan alat pengawasan kerja) benar-benar dapat berjalan
dengan baik pula. Budget yang menyeluruh semacam itu sering dinamakan Budget
Komprehensif (Comprehensif Budget).
Adapun isi
dari Budget Komprehensif secara garis besar terdiri dari :
1.
Forecasting Budget (Budget Tafsiran), yaitu Budget yang berisi
tafsiran-tafsiran (forecast) tentang kegiatan-kegiatan perusahaan dalam jangka
waktu (periode) tertentu yang akan datang, serta tafsiran-tafsiran (forecast)
tentang keadaan atau posisi finansial perusahaan pada suatu saat tertentu yang
akan datang.
2. Variabel
Budget (Budget Variabel), yaitu Budget yang berisi tentang tingkat perubahan
beaya atau tingkat variabilitas beaya, khususnya beaya-beaya yang termasuk
kelompok beaya “semi variabel”, sehubungan dengan adanya perubahan
produktivitas perusahaan.
3. Analisa
statistik dan matematika pembantu, yaitu analisa-analisa statistik dan
matematika yang dipergunakan untuk membuat tafsiran-tafsiran (forecast) serta
yang dipergunakan untuk mengadakan penilaian (evaluasi) dalam rangka mengadakan
pengawasan kerja. Semua analisa-analisa tersebut perlu dimuat (dilampirkan) di
dalam Budget yang disusun, agar setiap waktu dapat diketahui, dapat diperiksa
kembali dan dapat dinilai apakah metode dan analisa yang dipergunakan tersebut
memang sudah tepat ataukah perlu direvisi sehubungan dengan adanya perubahan
faktor-faktor tertentu di waktu yang akan datang nanti.
4. Laporan
Budget (Budget Report), yaitu laporan tentang realisasi pelaksanan Budget, yang
dilengkapi dengan berbagai analisa perbandingan antara Budget dengan
realisasinya itu, sehingga dapat diketahui penyimpangan-penyimpangan yang
bersifat positif (menguntungkan) maupun yang bersifat negatif (merugikan),
dapat diketahui sebab-sebab terjadinya penyimpangan-penyimpangan tersebut,
sehingga dapat ditarik beberapa kesimpulan dan beberapa tindak lanjut
(follow-up) yang segera perlu dilakukan. Dengan demikian dari Laporan Budget
sekaligus dapat diadakan penilaian (evaluasi) tentang sukses atau tidaknya
kerja perusahaan selama jangka waktu (periode) yang bersangkutan.






0 komentar:
Posting Komentar