Partisipasi sebenarnya adalah merupakan istilah dalam bidang
manajemen, namun saat ini telah lebih berkembang luas jadi bukan monopoli ilmu
manajemen saja, dalam artian istilah partisipasi itu sudah umum dan dalam arti
yang luas, istilah ini sebenarnya diambil dari bahasa asing participation, yang
artinya mengikutsertakan pihak lain.
Seorang pemimpim dalam melaksanakan tugas-tugasnya akan
lebih berhasil bilamana pemimpin tersebut mampu meningkatkan partisipasi
bawahannya.
Hal ini berarti bawahan akan merasa lebih dihargai sehingga
dapat diharapkan semangat dan kegairahan kerja serta tanggung jawabnya dapat
ditingkatkan.
Dalam peningkatan partisipasi tersebut kita setidak-tidaknya
dapat dan harus mampu meningkatkan rasa harga diri dan ikut memiliki.
Bila kita sudah berhasil demikian, maka kita dapat
mengharapkan semangat dan kegairahan kerja serta rasa ikut bertanggung jawab
rekan kita akan dapat ditingkatkan, sehingga keputusan-keputusan dan
rencana-rencana yang kita kemukakan diharapkan akan dapat dilaksanakan dengan
lebih baik.
Partisipasi adalah merupakan salah satu cara untuk
memotivasi yang mempunyai ciri khas yang lain dari pada yang lain.
Dikarenakan peningkatan partisipasi lebih ditekankan pada
segi psikologis dari pada segi materi, dimana dengan jalan melibatkan seseorang
didalamnya, maka orang tersebut akan merasa ikut bertanggung jawab.
Mungkin masih ada yang merasa ragu akan peningkatan
partisipasi akan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab serta semangat dan
kegairahan kerja. Peningkatan partisipasi berarti mengikut sertakan rekan kita
baik secara langsung maupun tidak langsung, antara lain seperti dalam
pengambilan keputusan dan pembuatan perencanaan.
Dengan demikian karena mereka merasa ikut terlibat di dalam
mengambil keputusan atau membuat perencanaan, maka mereka akan ikut merasa
bertanggung jawab akan terlaksananya itu semua.






0 komentar:
Posting Komentar