Teori ini
dikemukanan oleh Bjorkstein dan kawan-kawannya pada tahun 1971. Menurut teori
ini, penuaan diakibatkan oleh molekul-molekul yang berubah menjadi
irreversibel, dan kaku sebagai dampak dari ikatan silang yang kuat antar
jaringan serta berdampak pada fungsi fisiologis. Sebagai contoh, ikatan silang
kolagen sebanyak 25% total protein tubuh akan berdampak pada aliran nutrisi dan
hasil-hasil buangan dari sel-sel. Pada akhirnya, perubahan ini terlihat sebagai
gejala penuaan (Jazwinski dan Rothsc.hild, 1991).






0 komentar:
Posting Komentar