Teori ini
merupakan perkembangan lebih lanjut dari teori ikatan silang jaringan. Teori
ini mengemukakan bahwa ikatan silang protein dan asam nukleat disebabkan
glikosilasi nonenzimatik yang menyebabkan menurunnya fungsi sel dan jaringan.
Penambahan glukosa nonenzimatik ke dalam asam nukleat menyebabkan rusaknya DNA.
Reaksi antara glukosa dan protein dikenal dengan sebutan reaksi Moillard atau
reaksi pencoklatan. Hal ini terjadi ketika satu gugus aldehide (-CHO) glukosa
bergabung dengan gugus amino (-NH2) dan asam amino.
Ikatan ini
tidak stabil dan cepat berubah menjadi zat yang dikenal sebagai produk amadori.
Sepanjang usia protein, produk amadori secara perlahan mengalami dehidrasi dan
membentuk suatu struktur yang irresversibel, yaitu glikosilasi lanjutan dan
produk-produknya (GLP). GLP ini berperan dalam ikatan silang protein-protein
yang berdekatan dan berakibat pada perubahan sifat-sifat protein, seperti
kelarutan, resistensi terhadap protease, dari lain-lain. GLP ini menjadi pemicu
dan berbagai penyakit, seperti alzheimer, ateriosclerosis, diabetes, dan
lain-lain.






0 komentar:
Posting Komentar