Operasionalisasi
Paradigma Pembangunan Ekonomi Pedesaan Berlandaskan Agribisnis (Pepeba)
Dipergunakan Dalam Membangun Desa Mandiri Pangan. Paket Kebijakan Komprehensif
Dan Terpadu Ini Meliputi 7 Program Utama, Antara Lain Pembangunan Kelembagaan
Petani, Pengembangan Sistem Inovasi Pertanian, Pengembangan Kelembagaan Petani,
Optimasi Sumber Daya Berkelanjutan, Konsolidasi Vertikal Agribisnis, Pemacuan
Investasi, Dan Kebijakan Insentif.
Ketujuh
Program Utama Tersebut Merupakan Satu Kesatuan Yang Sating Komplernenter Dan
Sinergis.Dengan Bidang Cakupan Yang Demikian Luas.Jelas Kiranya Hahwa
Penanggung Pelaksanaan Program-Program Tersebut Berada Dalam Departemen Dan
Dinas Pemerintahan Yang Berbeda. Oleh Karena Itu, Koordinasi, Integrasi, Dan
Sinkronisasi Merupakan Kunci Utama Untuk Keberhasilan Operasionalisasi Paket
Program Tersebut. Di Tingkat Nasional, Peranan Kantor Menteri Koordinasi Bidang
Ekonomi (Menko Ekuin) Dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)
Merupakan Kunci Bagi Kelayakan Operasional Paradigma Pembangunan Ini. Di
Tingkat Provinsi Dan Kabupaten/Kota, Institusi Kunci Adalah Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah (Bappeda). Pembangunan Infrastruktur Membutuhkan Anggaran
Pembangunan Yang Sangat Besar Sehingga Harus Mendapatkan Dukungan Politik Dad
Dpr Dan Dprd. Oleh Karena Itu, Paradigma Pepeba Hanya Dapat Dilaksanakan
Apabila Telah Ada Konsensus Nasional.






0 komentar:
Posting Komentar