Faktor Faktor yang Mempengaruhi Permintaan
Harga barang itu sendiri
Harga barang lain yang terkait
Selera atau kebiasaan
Jumlah penduduk
Perkiraan harga di masa mendatang
Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan.
Harga barang itu
sendiri
Jika harga suatu barang semakin murah, maka permintaan
terhadap barang itu bertambah.
Hal ini akan membawa kita ke hukum permintaan “bila harga
suatu barang naik, maka jumlah barang itu yang diminta akan berkurang, dan
sebaliknya.
Harga barang lain yang terkait
Harga barang lain juga mempengaruhi permintaan suatu barang,
tetapi kedua macam barang tersebut mempunyai keterkaitan. Keterkaitan dua macam
barang dapat bersifat substitusi (pengganti) dan bersifat komplemen (pelengkap)
Contoh barang sibstitusi: daging ayam=daging sapi,
ikan=tempe
Contoh barang pelengkap: mobil=bensin
Tingkat pendapat perkapita
Tingkat pendapatan
perkapita dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi tingkat pendapatan, daya
beli makin kuat, sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat.
Selerah atau kebiasaan
Selerah atau kebiasaan juga dapat memengaruhi permintaan
suatu barang.
Misalnya: walaupun harga sama, permintaan beras di provinsi
Maluku lebih rendah dibanding dengan Sumatra Utara. Mengapa? Karena orang
Maluku lebih menyukai sagu, sebaliknya orang Sumatra Utara selain lebih
menyukai beras, ada kebiasaan (adat) yang membutuhkan beras, terutama
dikalangan masyarakat Batak, pada saat acara pernikahan.
Jumlah penduduk
Kita ambil contoh beras lagi
Sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia, maka permintaan
beras berhubungan positif dengan jumlah penduduk. Makin banyak jumlah penduduk,
permintaan beras makin banyak.
Perkiraan harga di masa mendatang
Bila kita memperkirakan bahwa suatu barang akan naik, adalah
lebih baik membeli barang itu sekarang, sehingga mendorong orang untuk membeli
lebih banyak saat ini guna menghemat belanja di masa mendatang.
Distribusi pendapatan
Tingkat pendapatan
perkapita bisa memberikan kesimpulan yang salah bila distribusi pendapatan
buruk. Artinya sebagian kecil kelompok masyarakat menguasai “kue” perekonomian.
Jika distribusi pendapatan buruk, berarti daya beli secara umum melemah sehingga
permintaan terhadap suatu barang menurun
Usaha-usaha produsen meningkat penjualan
Bujukan para penjual untuk membeli barang besar sekali
peranannya dalam mempengaruhi masyarakat.
Misalnya: lewat iklan, pemberian hadiah, dan pemberian
potongan harga.
• Kebijakan pemerintah juga dapat
mempengaruhi penawaran suatu barang. contoh: beras, sebagai makanan utama.
Kebijakan pemerintah untuk mengurangi impor beras dan meningkatkan produksi
dalam negeri guna tercapainya swasembada beras, menyebabkan para petani menanan
padi tertentu yang memberikan hasil banyak setiap panennya. Kebijakan ini jelas
menambah supply beras dan keperluan impor beras dapat dikurangi.






0 komentar:
Posting Komentar