Proses
pertumbuhan dan penuaan diatur oleh sejumlah kelenjar, seperti kelenjar timus,
hipofisis, tiroid, gonad, dan lain- lain. Selama berjalannya waktu,
kelenjar-kelenjar tersebut kehilangan kemampuan memproduksi hormon. Akibatnya,
tubuh tidak dapat lagi mempertahankan kemampuan homeostasis dan regenerasi
sel-sel yang rusak, maka tubuh akan menua dan mati. Salah satunya adalah
produksi hormon timosin oleh kelenjar timus.
Hormon
timosin sangat penting dalam proses pematangan sel limfosit T. Kelenjar timus
mengalami degenerasi yang berangsur-angsur sejak dewasa sehingga produksi
hormon timusnya mencapai tingkat tidak terdeteksi lagi pada usia lanjut.






0 komentar:
Posting Komentar