Ciri-ciri
dari pasar oligopoli adalah:
1) Terdapat
beberapa penjual/produsen yang menguasai pasar.
2) Barang
yang diperjual-belikan dapat homogen dan dapat pula berbeda corak
(differentiated
product), seperti air minuman aqua.
3) Terdapat
hambatan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk
masuk ke
dalam pasar.
4) Satu di
antaranya para oligopolis merupakan price leader yaitu penjual yang
memiliki/pangsa pasar yang terbesar. Penjual ini memiliki kekuatan yang besar
untuk menetapkan harga dan para penjual lainnya harus mengikuti harga tersebut.
Contoh dari produk oligopoli: semen, air mineral.
Pasar
oligopoli adalah suatu bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa
produsen atau penjual dalam satu wilayah area. Contoh industri yang termasuk
oligopoli adalah industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika
Serikat, dan sebagainya. Sifat-sifat pasar oligopoli :
- Harga
produk yang dijual relatif sama
- Pembedaan
produk yang unggul merupakan kunci sukses
- Sulit masuk
ke pasar karena butuh sumber daya yang besar
- Perubahan
harga akan diikuti perusahaan lain
3. Pasar
Monopolistik
Arti dari
pasar monopolistik adalah suatu bentuk interaksi antara permintaan dengan
penawaran di mana terdapat sejumlah besar penjual yang menawarkan barang yang
sama. Pasar monopolistik merupakan pasar yang memiliki sifat monopoli pada
spesifikasi barangnya. Sedangkan unsur persaingan pada banyak penjual yang
menjual produk yang sejenis.
Contoh:
produk sabun yang memiliki keunggulan misalnya untuk kecantikan, kesehatan dan
lain-lain.
Ciri-ciri
dari pasar monopolistik adalah:
1) Terdapat
banyak penjual/produsen yang berkecimpung di pasar.
2) Barang
yang diperjual-belikan merupakan differentiated product.
3) Para
penjual memiliki kekuatan monopoli atas barang produknya sendiri.
4) Untuk
memenangkan persaingan setiap penjual aktif melakukan promosi/iklan.
5) Keluar
masuk pasar barang/produk relatif lebih mudah.
Struktur
pasar monopolistik terjadi manakala jumlah produsen atau penjual banyak dengan
produk yang serupa/sejenis, namun di mana konsumen produk tersebut berbeda beda
antara produsen yang satu dengan yang lain. Contoh produknya adalah seperti
makanan ringan (snack), nasi goreng, pulpen, buku, dan sebagainya. Sifat-sifat
pasar monopolistic :
• Untuk unggul
diperlukan keunggulan bersaing yang berbeda
• Mirip
dengan pasar persaingan sempurna
• Brand yang
menjadi ciri khas produk berbeda-beda
• Produsen
atau penjual hanya memiliki sedikit kekuatan merubah harga
• Relatif
mudah keluar masuk pasar






0 komentar:
Posting Komentar